MADIUN, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun menerima kunjungan dari TK. Nasional Kota Madiun, Selasa (15/10/2019).

Kunjungan siswa saat ini untuk mengenal atau belajar di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, di antaranya menggenai Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Perkebunan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Muntoro Danardono mengatakan sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas anak-anak perlu wawasan yang cukup untuk kemajuan bangsa dan Negara kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengapresiasi kegiatan tersebut.

“ Ini kegiatan baik. Selain menjalin komunikasi dan koordinasi, kegiatan juga sebagai sarana pengenalan terhadap anak di usia dini,’’ katanya.

Tentu tidak ada yang salah tambahnya, jika anak-anak TK Nasional bermain ke kantor pemerintah, apalagi jika tujuan mereka adalah ingin belajar. Bukan belajar tentang sistem administrasi pemerintahan tentunya. ” Ya mereka ingin belajar mengenal alam utamanya yang berkaitan dengan Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Ya, kantor saya adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Dimana di sini membawahi bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan. Sementara anak-anak TK Nasional yang berkunjung ke kantor akan belajar pengetahuan alam yang bertempat di belakang kantor, “kata Kadin DPKP.

Salah satu tanaman yang bisa di budidayakan adalah anggrek. Karena sifat anggrek yang cenderung lebih suka di kelembaban tinggi, maka anggrek ditempatkan di greenhouse khusus dengan ditutup paranet.

Selain tanaman, beragam jenis ikan juga bisa dilihat di Disperta jenis ikan yang budidayakan adalah jenis ikan konsumsi dan beberapa jenis ikan hias. Untuk ikan konsumsi terdapat jenis patin, nila, gurame, dan lele.

Kesempatan untuk melakukan kunjungan tidak dipungut biaya. Instansi atau sekolahan cukup mengirimkan surat permohonan kunjungan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun dengan dilengkapi hari dan tanggal pelaksanaan serta jumlah peserta yang akan berkunjung. Untuk memudahkan berkoordinasi lebih baik untuk mencantumkan nomor Contact Person (CP) yang mudah dihubungi. (eddy/adm/ppid pembatu)

Categories: Berita