MADIUN-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (dispangtan) Kota Madiun melalui Bidang Pertanian Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan menerima pengaduan dari Peternak kambing di Jl.Loji Kelurahan Banjarejo, Kec Taman, yang mana kambingnya habis melahirkan belum bisa keluar susunya.(2/2/2021)

Pengelolaan induk dan anak kambing merupakan salah satu titik kritis dalam usaha produksi kambing, karena terkait erat dengan efisiensi usaha budidaya

Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh. Margaretha mengatakan bentuk pelayanan kepada masyarakat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun langsung menerjunkan petugas dokter hewan untuk memeriksa kesehatan indukan kambing setelah melahirkan.

Petugas dokter hewan Drh. Laila melakukan pemeriksaan kondisi kambing apakah mengalami mastitis (radang pada ambing) atau tidak dan memastikan saluran putting susu tidak mengalami
penyumbatan, Setelah itu petugas dokter hewan melatih peternak cara memerah susu serta memberikan injeksi vitamin dan Bio ATP pada induk kambing untuk menjaga stamina

“Apabila induk cenderung menolak menyusui anak untuk mendapatkan kolostrum, maka
sebaiknya ambing induk diperah dan kolostrum ditampung dalam botol untuk diberikan kepada anaknya.”imbuhnya

Petugas dokter hewan berharap peternak mau tekun memerah susu induk kambing untuk diberikan pada anaknya

Pada kondisi tertentu, pemberian susu pengganti atau milk replacer diperlukan pada beberapa kasus seperti
1) air susu induk tidak mencukupi,
2) air susu induk tidak ada sama sekali dan
3) induk mati. Untuk menyelamatkan
anak perlu diberikan susu pengganti.

Susu pengganti yang paling baik adalah susu kambing dari induk lain yang sedang menyusui, namun apabila tidak tersedia dapat digunakan susu sapi segar atau susu formula untuk balita. Susu sapi ini
lebih ekonomis karena harga susu sapi biasanya jauh lebih murah dibandingkan dengan susu kambing.”imbuhnya

Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan antara susu sapi dan susu kambing bila digunakan sebagai pengganti susu pada anak kambing.

Susu pengganti dapat diberikan 3-5 kali sehari apabila induk tidak dapat menyusui anaknya, seperti akibat kematian, puting susu tersumbat atau produksi susu yang sangat rendah.(eddy/admin/ppidpembantu)

Baca selengkapnya di Website kami http://disperta.madiunkota.go.id/

Janga Lupa Follow akun Sosial Media kami :

• Instagram : https://www.instagram.com/dipertakotamadiun/

• Facebook : https://www.facebook.com/dipertakota.madiun.3/

• Twitter : https://twitter.com/Dipertakota

• Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCkb7ozQiRqrAdbToAqwFJ7A

#madiun

#ppidkotamadiun

#pemkotmadiun

#dipertakotamadiun

#ppiddipertakotamadiun

#madiunkarismatik

#madiunhitz

#madiuntoday

#madiunkotapendekar

#lawancovid-19

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *