MADIUN- Usaha Lele tak pernah surut dari waktu ke waktu,permintaan ikan berasa gurih it uterus berkembang. Mulai dari rumah makan sampai warung-warung tenda hamper semua menyediakan menu lele. Yang diminati pasar adalah lele konsumsi dengan ukuran 12- 7 ekor perkilo. Bagi petani yang memiliki lahan terbatas,bisa melakukan budidaya lele dengan sistem tebar padat untuk menghasilkan profit yang lebih tinggi. Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun menyelenggarakan Penyuluhan Budidaya Lele Sistem Tebar Padat kepada para pembudidaya ikan di Kota Madiun. (06/9/2022)

Acara tersebut dilaksanakan 2 hari berturut-turut mulai tanggal 6-7 September 2022 bertempat di Tawangrejo ,dengan 30 peserta setiap harinya. Adapun narasumber yaitu Bapak Didik Sasmito,yang merupakan pembudidaya Ikan di Tawangrejo yang sudah berpengalaman dan berhasil menerapkan budidaya lele dengan sistem tebar padat.

Materi yang disampaikan mulai dari persiapan, pengelolaan air, manajemen budidaya, pengenalan penyakit lele hingga masa panen. Tak lupa Penyuluh Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun turut memberikan pendampingan tentang budidaya lele sistem tebar padat tersebut. Budidaya lele tebar padat merupakan sistem yang sangat cocok untuk berbudidaya ikan lele di lahan perkotaaan yang terbatas dan hemat air.(admin/ppid pembantu)

Baca selengkapnya di Website kami http://disperta.madiunkota.go.id/

Jangan Lupa Follow akun Sosial Media kami :

• Instagram : https://www.instagram.com/dipertakotamadiun/

• Facebook : https://www.facebook.com/dipertakota.madiun.3/

• Twitter : https://twitter.com/Dipertakota

• Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCkb7ozQiRqrAdbToAqwFJ7A

#madiun

#ppidkotamadiun

#pemkotmadiun

#dipertakotamadiun

#ppiddipertakotamadiun

#madiunkarismatik

#madiunhitz

#madiuntoday

#madiunkotapendekar

#lawancovid-19

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?..........