MADIUN- Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Madiun melalui Bidang Tanaman Pangan khususnya Seksi Perlindungan Tanaman, yang terlibat Kabid TP, Kasie Perlintan, PPL dan POPT mangadakan kegiata Pemasaran Rumah Burung Hantu.(24/12/2020).

Pemasangan Rumah Burung Hantu (RUBUHA) di adakan di 9 titik (1 di lahan aset pemkot berupa sawah Kelurahan Josenan, 2 di Tawangrejo, 1 di Kelun, di Rejomulyo, 1 di Pilangbangu, 1 di Sogaten.

Kegiatan ini di laksanakan sejak awal 2019 Maksud di laksanakan kegiatan ini adalah untuk pelestarian musuh alami, yaitu burung hantu khususnya spesies Tyto Alba pemangsa tikus sawah.

Pemanfaatan burung hantu dalam pengendalian tikus sangat lah perlu di lakukan di daerah endemik serangan tikus, karena rumah burung hantu di perlukan untuk rumah tinggal burung hantu dan tempat bertelur dan membesarkan anak,mengintai tikus dan menghindari dari penembak burung.

Kegiatan Pemasangan Rumah Burung Hantu ini bertujuan agar hama tikus di sawah bisa dikendalikan.Burung hantu adalah salah satu musuh alami tikus yang memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengendalikan populasi tikus.

Pemanfaattannya relatif murah dan tidak memiliki dampak negatif pada pencemaran lingkungan, sehingga perlu di kembangkan. Kebutuhan akan RUBUHA di tengah-tengah sawah sudah sangat di perlukan.RUBUHA tersebut di buat agar burung hantu secara alami dapat menempati dan berkembang di rumah burung hantu tersebut.

Kegiatan ini terlaksana adanya kerjasama DPKP Kota Madiun dengan Komunitas Pecinta Burung Hantu Madiun. (Eddy/admin/ppidpembantu)

Baca selengkapnya di Website kami : http://disperta.madiunkota.go.id/

Janga Lupa Follow akun Sosial Media kami :• Instagram : https://www.instagram.com/dipertakotamadiun/

• Facebook : https://www.facebook.com/dipertakota.madiun.3/

• Twitter : https://twitter.com/Dipertakota

• Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCkb7ozQiRqrAdbToAqwFJ7A

#madiun#ppidkotamadiun#pemkotmadiun#dipertakotamadiun#ppiddipertakotamadiun#madiunkarismatik#madiunhitz#madiuntoday#madiunkotapendekar#lawancovid-19

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?..........