MADIUN– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melakukan penilaian kepada kelompok tanam Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penilaian dimaksudkan untuk tetap menjaga semangat kelompok tanam ditengah pandemi Covid-19.

Kasi Kemandirian Pangan DKPP Kota Madiun, Victoranius menjelaskan, bahwa penilaian diikuti oleh 12 kelompok P2L dari 3 Kecamatan. Nantinya akan diambil Juara 1,2,3 dan Harapan 1,2,3 dengan hadiah uang tunai pada masing-masing juara.

“Dapat uang pembinaan. Juara 1 Rp. 6 juta, Juara 2 Rp. 5 juta, Juara 3 Rp. 3 juta. Sedangkan Harapan 1 Rp. 2,5 juta, Harapan 2 Rp. 2 juta dan Harapan 3 Rp. 1,5 juta,” jelasnya saat mendampingi tim penilai di P2L Taman Lestari Jl. Pesanggrahan, Senin (30/08/2021).

Melalui hadiah tersebut diharapkan, P2L yang memperoleh Juara dapat mengembangkan kelompok tanamnya menjadi lebih baik lagi. Karena, kelompok tanam sendiri bertujuan untuk mengurangi inflasi dan menguatkan ekonomi keluarga.

“Hasilnya bisa dikonsumsi dan sebagian dijual. Biasanya uangnya mereka kelola lagi untuk beli benih dan sebagian masuk kas. Ditengah pandemi ini, P2L berguna untuk membantu isoman,” ujarnya.

Penilaian sendiri dilakukan sudah sejak hari Senin (23/08/2021) lalu. Dimana setiap hari, petugas akan menilai dua lokasi P2L yang mengikuti lomba.

“Sejak awal itu mulai Madiun Lor, Winongo, Sogaten, Patihan, Kartoharjo, Kanigoro, Sukosari, Manisrejo, Banjarrejo. Hari ini Taman dan Pandean,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kelurahan Taman, Siska Diana menjelaskan bahwa 90 persen yang ada di P2L merupakan sayuran. Karena lebih mudah perawatannya, lebih cepat untuk dipanen dan dapat dipanen berulang kali.

“Banyak, ada Selada, Sawi Pakcoy, Bayam Brazil, Pegagang dan Okra. Secara global sayur, tanaman obat, tanaman herbal dan buah,” ujarnya.

Terkait dengan perawatan, kelompoknya menggunakan jadwal piket harian. Jadwal akan diacak sebulan sekali untuk memberikan suasana baru.

“Piket harian, pagi atau sore dikondisikan menurut waktu luang masing-masing. Kita juga ada jadwal seminggu sekali untuk pembibitan dan pemanenan. Biasanya sebelum PPKM itu hasil panen kita jual di lapak UMKM,” tutupnya. (Eddy/admin/ppidpembantu)

Baca selengkapnya di Website kami http://disperta.madiunkota.go.id/

Janga Lupa Follow akun Sosial Media kami :

• Instagram : https://www.instagram.com/dipertakotamadiun/

• Facebook : https://www.facebook.com/dipertakota.madiun.3/

• Twitter : https://twitter.com/Dipertakota

• Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCkb7ozQiRqrAdbToAqwFJ7A

#madiun

#ppidkotamadiun

#pemkotmadiun

#dipertakotamadiun

#ppiddipertakotamadiun

#madiunkarismatik

#madiunhitz

#madiuntoday

#madiunkotapendekar

#lawancovid-19

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?..........